MENGENAL DAN MEMAHAMI ANAK AUTISME
- Jan 8, 2021
- 2 min read
Kang, Ga Liedia Ayu, M. Psi, psik
Apa Sih, Autisme Itu?
Autisme yang lebih sering dikenal sebagai Autistic Spectrum Disorder (ASD) atau Gangguan Spektrum Autistik (GSA) adalah gangguan perkembangan yang kompleks dengan karakteristik kelainan pada fungsi sosial, bahasa dan komunikasi, serta tingkah laku dan minat yang tidak biasa. Autisme mencakup seluruh aspek dalam interaksi anak dengan dunianya sendiri.
Autisme, merupakan salah satu dari lima jenis gangguan di bawah payung PDD (Pervasive Development Disorder) di luar ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) dan ADD (Attention Deficit Disorder).

Berapa Banyak Jenis Autisme?
Terdapat beberapa jenis autisme dengan masing-masing karakteristik yang berbeda, seperti:
1. Autistic Spectrum Disorder (ASD), muncul sebelum usia 3 tahun dengan gejala adanya hambatan dalam interaksi sosial, komunikasi dan kemampuan bermain secara imaginatif serta adanya perilaku stereotip pada minat dan aktivitas.
2. Asperger’s Syndrome, hambatan perkembangan interaksi sosial, aktivitas yang terbatas, secara umum tidak menunjukkan keterlambatan bahasa dan bicara, memiliki tingkat intelegensi rata-rata hingga di atas rata-rata.
3. Rett’s Syndrome, lebih sering terjadi pada anak perempuan dan jarang terjadi pada anak laki-laki. Sempat mengalami perkembangan yang normal kemudian terjadi kemunduran/kehilangan kemampuan yang dimilikinya; kehilangan kemampuan fungsional tangan yang digantikan dengan gerakkan-gerakkan tangan yang berulang-ulang pada rentang usia 1 – 4 tahun.
4. Pervasive Developmental Disorder – Not Otherwise Specified (PDD-NOS), merujuk pada istilah atypical autism, diagnosa PDD-NOS berlaku bila seorang anak tidak menunjukkan keseluruhan kriteria pada diagnosa tertentu (Autisme, Asperger atau Rett Syndrome).
5. Childhood Disintegrative Disorder (CDD), menunjukkan perkembangan yang normal selama 2 tahun pertama usia perkembangan kemudian tiba-tiba kehilangan kemampuan-kemampuan yang telah dicapai sebelumnya.
Penyebab dan Gejala-Gejala Autisme
Penyebab dari Autisme di antaranya: faktor gen, pemakaian zat kimia yg berlebih ketika masa kehamilan, polusi udara, radiasi HP, gangguan fungsi susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh taksoplasmosis, rubella, herpes selama 3 semester pertama kehamilan serta adanya gangguan organik saat kelahiran, alergi terutama di kepala.
Gejala autisme bervariasi dari gejala sangat ringan (mild), sedang (moderate) hingga parah (severe) dan sudah timbul sebelum anak tersebut berusia 3 tahun. Harus ada sedikitnya 6 gejala dari (1), (2), dan (3) dengan minimal 2 gejala dari (1) dan masing-masing 1 gejala dari (2) dan (3).
A. Interaksi Sosial (minimal 2):
1. Tidak mampu menjalin interaksi sosial non verbal: kontak mata, ekspresi muka, posisi tubuh, gerak-gerik kurang tertuju
2. Kesulitan bermain dengan teman sebaya
3. Tidak ada empati, perilaku berbagi kesenangan/minat
4. Kurang mampu mengadakan hubungan sosial dan emosional 2 arah
B. Komunikasi Sosial (minimal 1):
1. Tidak/terlambat bicara, tidak berusaha berkomunikasi non verbal
2. Bisa bicara tapi tidak untuk komunikasi/inisiasi, egosentris
3. Bahasa aneh & diulang-ulang/stereotip
4. Cara bermain kurang variatif/imajinatif, kurang imitasi sosial
C. Imaginasi, berpikir fleksibel dan bermain imaginatif (minimal 1):
1. Mempertahankan 1 minat atau lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan
2. Terpaku pada suatu kegiatan ritualistik/rutinitas yang tidak berguna
3. Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan berulang. Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian tertentu dari suatu benda
Apakah Autisme bisa disembuhkan?
Autisme bukan merupakan suatu penyakit, sehingga “tidak ada” kata sembuh, melainkan gejala akan berkurang dan lebih adaptif terhadap lingkungan. Namun, terapi harus dimulai sejak awal dan harus diarahkan pada hambatan maupun keterlambatan yang secara umum dimiliki oleh setiap anak dengan autisme. Treatment yang komprehensif umumnya meliputi; Terapi Wicara (Speech Therapy), Okupasi Terapi (Occupational Therapy), Sensory Integrasi terapi. dan Applied Behavior Analisis (ABA) untuk mengubah serta memodifikasi perilaku.


Có đợt xem thử https://pg99.beer/ , mình thấy phần giao dịch với hỗ trợ nằm tương đối dễ nhìn nên lúc muốn kiểm tra nhanh thông tin cũng không mất nhiều thời gian như mình nghĩ trước đó. Với mình thì trải nghiệm tổng thể khá ổn, nhất là lúc mở trên điện thoại vẫn không bị cảm giác quá dày nội dung.
Mình từng khá quan tâm chuyện thao tác trên mobile có đủ thuận tiện không nên lúc mở EX 88 cũng chú ý khá nhiều đến cách chia mục. Có hôm mình xem thêm mini game và mở qua vài nội dung khác, cảm giác sử dụng nhìn chung vẫn khá liền mạch.
Có lần mình mở https://kubetchinh.com/ để xem thử khu ưu đãi rồi tiện lướt qua vài nội dung khác, điều mình chú ý là bố cục nhìn tương đối dễ làm quen hơn mình nghĩ. Dùng trên mobile một lúc khá lâu mà thao tác tổng thể vẫn khá liền mạch.
Khi tôi trải nghiệm vào nhiều thời điểm khác nhau trong ngày, c168 vẫn duy trì giao diện trực quan giữa blog hướng dẫn, xổ số và các sự kiện cộng đồng, tôi thấy việc tìm kiếm nội dung hoặc chuyển đổi chuyên mục diễn ra khá thuận tiện trên nhiều thiết bị
Khi quan sát một nền tảng giải trí trực tuyến, mình sử dụng https://ee88h.vip/ để kiểm tra khả năng tổ chức giao diện. Bố cục được chia theo từng nhóm chức năng nên dễ định hướng khi thao tác. Trong quá trình chuyển qua lại nhiều khu vực, hệ thống vẫn giữ tốc độ phản hồi ổn định. Các thông tin liên quan đến tài khoản được hiển thị rõ ràng, không gây khó theo dõi. Điều này giúp trải nghiệm tổng thể duy trì sự ổn định khi sử dụng liên tục